Penyebab Banjir Bekasi

Hujan deras yang melanda Kota Bekasi dalam sepekan terakhir menyebabkan banjir di empat lokasi. Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Rahmat Effendi, mengatakan pihaknya telah mendeteksi penyebab banjir di empat lokasi tersebut.
"Saya sudah tinjau langsung keempat lokasi banjir itu dan masalahnya sudah terdeteksi, yakni saluran air yang tidak berfungsi optimal," Ujar Rahmat dari Antara, Senin (20/3).
Rahmat mengatakan empat lokasi banjir tersebut kini ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi di antaranya Jalan Nangka, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara. Lokasi pertama yang dideteksi oleh pihaknya adalah saluran kali Jambe.
"Di sini penyebabnya adalah saluran Kali Jambe yang meluap ke jalan. Aliran sungai yang meluap dikarenakan sempitnya saluran air yang mengarah ke Kali Jambe dan juga karena pembuatan saluran air yang justru malah menghambat jalannya air ke sungai," katanya.
Lokasi kedua yang dideteksi oleh Rahmat adalah Kampung Rawabugel, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara. Di lokasi tersebut, banjir terjadi karena minimnya lahan resapan akibat maraknya pembangunan infrastruktur. Warga setempat menuding pihak Summarecon tidak memiliki solusi pembuangan air jika terjadi hujan deras sehingga aliran air menuju langsung ke rumah warga Rawabugel.
“Saya menginstruksikan warga membuat surat pengajuan ke pihak Summarecon yang dilayangkan juga ke Dinas PUPR Kota Bekasi agar segera menindaklanjuti perihal keluhan warga di wilayah tersebut," kata Rahmat.
Lokasi ketiga yang dideteksi adalah Kawasan Cevest belakang Stadion Patriot Chandrabaga, Kecamatan Bekasi Selatan banjir terjadi karena saluran di lokasi itu bermasalah sebab aliran sisi kiri berbeda dengan aliran sisi kanan yang deras mengarah ke Sungai di Kayuringin. Rahmat menginstruksikan Dinas PUPR Kota Bekasi untuk membawa alat pengeruk sampah dan mesin penyedot untuk melakukan normalisasi saluran air.
Sementara lokasi terakhir merupakan wilayah Kelurahan Pengasinan dan Taman Narogong, Kecamatan Rawalumbu yang disinyalir disebabkan sumbatan aliran sungai. Rahmat juga telah memberikan solusinya untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut.
"Solusinya kami akan bongkar bangunan yang tidak berizin yang selama ini menghambat penyerapan air hujan ke tanah," katanya.
Untuk melakukan penanggulangan terhadap banjir, Rahmat selalu aktif memantau laporan dari warga melalui media sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WOWWW!!! Naruto Akan Dibuat Versi Live Action, APAKAH KAMU TERTARIK??? Ini Deretan Para Pemainnya

Teh Manis Ternyata Tak Cocok Untuk Berbuka Puasa, Perhatikan Ya !!!