Bahaya!!! Siap Trend Baru!!! Para Orangtua, Waspadai Blue Whale Challenge di Media Sosial
Publik figur dan selebriti Indonesia, Christian Sugiono Senin (1/5) memposting soal tantangan tidak masuk akal bernama Blue Whale Challenge. Melalui akun twitternya, Christian menjelaskan beberapa poin mengejutkan dari tantangan gila ini.
Lalu apa sih sebenarnya Blue Whale Challenge ini?
Blue Whale Challenge adalah sebuah tantangan di mana para pemainnya diminta untuk melakukan berbagai tindakan menyakiti diri sendiri dari seorang kurator atau master yang tidak diketahui. Di akhir tantangan, pemain akan diminta untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis, melompat dari atas gedung atau menabrakkan diri ke kereta api yang melaju.
Dengan tagar #BlueWhaleChallenge, aksi gila ini menyebar di media sosial. Merayu remaja yang emosinya tidak stabil atau yang mengalami depresi untuk bunuh diri.
"Sekali kamu masuk. Maka kamu tidak boleh berhenti. Atau kami akan mendatangimu."
Begitu isi tantangan yang diberikan oleh sang kurator. Entah siapa yang menjadi dalang permainan gila ini. Namun kabarnya korban sudah berjatuhan.
Situs bernama vk.com (VKontakte) yang berasal dari Rusia diduga jadi tempat lahirnya tantangan Blue Whale ini. Nama 'Blue Whale' sendiri dipilih karena mereka percaya, ikan paus yang terdampar di pantai memang sengaja menepi ke daratan untuk bunuh diri.
Mereka yang mengikuti permainan ini diduga masuk ke dalam sebuah grup chat tertutup (Skype, Whatsapp, dll) yang berisi para pemain dan si kurator. Pemain Blue Whale akan diminta melakukan berbagai tantangan mengerikan selama 49 hari oleh si kurator.
Di antaranya mengukir tanda tertentu seperti f57, f40, bahkan menggambar ikan paus di bagian tubuh terutama tangan dan kaki dengan silet atau pisau, menonton video horor yang dikirim kurator, duduk di atas atap pada pukul 4.20 pagi, dan banyak lagi tantangan lain yang intinya menyakiti diri sendiri.
Di hari ke-50, tantangan terakhir untuk bunuh diri diberikan. Mereka harus memposting foto selfie sesaat sebelum melakukan aksi mereka dan menuliskan salam perpisahan seperti 'Goodbye' atau 'End'.
Dilansir Higgypop, permainan ini diduga jadi penyebab utama 80 hingga 130 anak remaja melakukan aksi bunuh diri pada periode November 2015 hingga April 2016 di Rusia.
Polisi Rusia mengatakan, para 'kurator' ini mendekati korban mereka melalui media sosial.
Tagar #BlueWhaleChallenge #i_am_whale #wakemeat420 #f40 #f57 #curatorfindme dan #imready menyebar di media sosial seperti Twitter. Pengguna Instagram yang mencari tagar #i_am_whale diberi peringatan bahwa konten yang diperlihatkan mengacu pada tindakan menyakiti diri sendiri.

Komentar
Posting Komentar